SMK N-1 Kumai Gelar Kunjungan Industri: Eksplorasi Potensi Perikanan dan Pelestarian Hutan di KTH Meiniti Fajar

KUMAI, 30 April 2026 – Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri (DUDI), SMK N-1 Kumai menyelenggarakan kegiatan Kunjungan Industri (KI) bagi para siswanya. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 30 April 2026 ini menyasar dua lokasi strategis: Balai Benih Ikan (BBI) dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Meiniti Fajar.

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai implementasi ilmu yang mereka pelajari di sekolah, khususnya dalam bidang perikanan dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.

Transformasi Pembelajaran di Balai Benih Ikan (BBI)

Destinasi pertama adalah Balai Benih Ikan. Di sini, para siswa diajak melihat secara langsung proses pembenihan komoditas ikan unggulan. Para instruktur dari BBI memberikan penjelasan mendalam mengenai:

  • Teknologi Pembenihan: Mulai dari seleksi induk, proses pemijahan, hingga penetasan telur.

  • Manajemen Kualitas Air: Bagaimana menjaga ekosistem kolam agar benih ikan tumbuh optimal.

  • Peluang Bisnis: Diskusi mengenai potensi pasar benih ikan di wilayah Kalimantan Tengah.

Siswa tidak hanya sekadar menonton, tetapi juga berinteraksi langsung mengenai tantangan nyata yang dihadapi para pembudidaya ikan di lapangan.


Menimba Ilmu Kehutanan dan Lingkungan di KTH Meiniti Fajar

Perjalanan dilanjutkan menuju KTH Meiniti Fajar, sebuah kelompok tani hutan yang dikenal aktif dalam pelestarian hutan dan pengembangan komoditas lokal. Kunjungan ke lokasi ini memberikan perspektif baru bagi siswa mengenai pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan ekonomi dan konservasi alam.

Di KTH Meiniti Fajar, fokus pembelajaran meliputi:

  1. Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat: Bagaimana warga lokal mengelola hutan secara mandiri namun tetap lestari.

  2. Produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK): Pengenalan berbagai produk inovatif yang dihasilkan oleh kelompok tani.

  3. Restorasi Ekosistem: Penjelasan mengenai teknik penanaman kembali dan perawatan bibit pohon hutan.


Menutup Celah Antara Teori dan Praktik

Kepala Sekolah SMK N-1 Kumai menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk mencetak lulusan yang siap kerja dan memiliki wawasan lingkungan yang kuat.

"Kami ingin siswa melihat bahwa apa yang ada di buku teks itu hidup dan berkembang di industri. Kunjungan ke BBI dan KTH Meiniti Fajar ini diharapkan mampu memicu motivasi mereka untuk berinovasi setelah lulus nanti," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Dengan berakhirnya kegiatan ini pada sore hari, para siswa diharapkan membawa pulang pengalaman berharga yang tidak didapatkan di dalam kelas. Sinergi seperti ini diharapkan terus berlanjut demi memajukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Kumai dan sekitarnya